Ketangguhan Seorang Bang Udin

Sahabats yang budiman,

Mohon diperkenankan menyampaikan cerita seorang sahabat saya dibawah ini.

——
Bubur Bang Udin, saat saya 15 tahun lalu mulai berlangganan, lokasinya di Jalan Sunda Jakarta, didepan Bakmi GM. Jangan tanya jumlah pelanggannya. Setiap pagi kami harus antri untuk bisa menikmatinya. Saat ini dia berjualan di Jalan Timor, karena seluruh Jalan Sunda harus bersih dari pedagang makanan sejak lima tahun lalu.

Bubur Bang Udin paling enak se Asia Tenggara, menurut saya. Selain orangnya ramah, cekatan dan memiliki daya ingatan luar biasa. Saya hanya perlu tiga kali kesana, dia hafal nama kami sekeluarga, serta profile pesanan saya, yaitu: bubur tanpa kacang kedele dan emping, serta tambahan krupuk terpisah di satu piring. Dan itu berlangsung tanpa kesalahan hingga sekarang. Dan terjadi kepada semua pelanggannya.
Waooo . . .

Dia hanya berjualan dengan dua asisten. Asisten setia dia namanya Ujang dan Kus.

Kisah sedihnya terjadi tiga hari raya Iedul Fitri lalu. Dia pulang mudik lebaran ke kampung halamannya di Pekalongan. Kami, para pelanggan, mendengar cerita dia jatuh dari pohon kelapa dan remuk tangan kanannya menahan badannya hingga harus diamputasi. Hancur hati kami semua pelanggannya. Beritanya viral saat itu dikalangan pelanggan setianya.

Tetapi perlahan dia sembuh dan bangkit utuh jiwa-nya. Seutuh-utuhnya. Kami pelanggan setia-nya, dan secara harafiah, setia mendukungnya dengan tetap menikmati buburnya.

Dalam sebulan saat saya berlari Kampanye Anti Narkoba dari GWK-GBK, saya mengirim catatan dan foto harian saya ke Bang Udin. Hari ke 15, dia mengirim foto dan video saat latihan memanah di Solo. Rupanya dia sdh bergabung sebagai atlit difabel untuk cabang memanah. Alih-alih saya ingin memberi semangat ke dia dengan saya berlari, malah saya yang mendapat energi berlari dari dia dan harapan saya bisa menyelesaikan hingga ke GBK. He he he

Pagi ini, kami membahas video dia. Dia mengambil kategori recurve (? – mohon maaf kalau salah). Dan sedang mengikuti seleksi atlit untuk event nasional paralimpics. Dia bercerita dengan detail, antusias dan dengan percaya diri sambil melayani pelanggannya.

Bang Udin, saya yakin, tidak sedang ceramah tentang ketangguhan hidup. Tetapi ternyata saya belajar banyak apa arti bangkit dan tangguh dari dia. .

Selamat berlatih, selamat mengikuti seleksi. Kami sama-sama berdoa untuk berkah hidup dari Tuhan YME. Kami memohon yang terbaik yang diberikanNya kepada hidup kami sekeluarga. Aamiin.

Sekiranya sahabats, longgar waktu dari jam 06:00 sd 11:00 Senin sd Sabtu, mohon kiranya dapat mampir merasakan enaknya Bubur Bang Udin. Terima kasih.

Salam hormat.

— Jakarta, 3 Januari 2019 —

Gatot Sudariyono

Caleg DPR RI
Partai Golongan Karya, Nomor Urut 4.

Dapil DKI 2 (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar Negeri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *