Berlari GWK ke GBK : catatan hari ke-30

Berlari GWK ke GBK
untuk Kampanye Anti Narkoba

Catatan hari ke tiga puluh.
Minggu, 30 Desember 2018

Sahabats yang budiman,

Kantor BNN Pusat Cawang – The Last Sunday Run – Al Bina GBK

Every party must come to an end. Begitu pepatah Inggris. Dan akhir kampanye kami adalah pagi hari ini.

Lebih dari sebulan sejak saya meninggalkan Jakarta dengan menggunakan mobil pada Rabu tanggal 28 November 2018 dan tiba di Denpasar esoknya. Semuanya dimulai jam 05:00 pagi, tanggal 1 Desember di halaman kawasan Garuda Wisnu Kencana, jujur dengan penuh kegamangan.

Dan melalui hari demi hari, kami berlari, bertemu ribuan sahabats di sepanjang lintasan, kami mendapat energi dan kepercayaan tersendiri.

Sepanjang 30 hari, kami mendapat informasi dari BNN Prov, Kabupaten dan Kota tentang pemberantasan narkoba, bertemu dengan pimpinan Perguruan Tinggi, diundang Walikota dan Bupati, berbagi cerita dengan berbagai komunitas pelari maupun Ormas sangat mencerahkan kami. Dan dari sana mendapat harapan dan dukungan untuk kami bisa menyelesaikan dengan selamat sampai Gelora Bung Karno. Selalu ada titik air mata yang menggenang pada saat setiap hari hal tersebut terjadi.

Berlari di hari ketiga puluh, dari Kantor Pusat BNN ke Parkir Timur Senayan menjadi keharuan dan kebanggaan tersendiri. Sekitar seratus pelari dan goweser hadir siap mengiringi kami berempat. Bapak Kepala BNN melepas kami semua tepat jam 05:30. Dan perlarian ini 10km ini menjadi semacam Victory Run bagi kami. Sepanjang jalan rasa berlari semua sahabats seperti melayang. Jarak dan tanjakan Pancoran dan Kuningan seperti tidak terasa apa2 bagi mereka. Di belakang, saya menengok, puluhan sahabats pelari dengan berbagai seragam indah komunitasnya disinari matahari terbit pagi. Mereka berlari bersemangat dan sangat bergembira. Waoooo. .

Saatnya tiba di GBK dari Pintu Sepuluh sudah menyambut masa pelari yang lebih besar. Mereka adalah peserta The Last Sunday Run 2018 yang akan bersiap start jam 07:00. Mas Fajar, Event Organizer dari Synergi Run, bekerja sama dengan BNN sengaja mengundang kami untuk finish disini. Sebuah keharuan dan kebanggan sendiri untuk semua yang berlangsung pagi ini.

Tidak lama kemudian, kami para pelari bertemu Bapak Agus Gumiwang, Menteri Sosial; Bapak Pramono Anung, Sekretaris Kabinet RI; Bapak Nanan Soekarna, Mantan Waka Polri; dan Bapak Heru Winarko, Kepala BNN sendiri; serta berbagai undangan BNN lainnya. Tidak terbayang kami mendapat sambutan kehormatan sedemikan rupa pagi ini.

Di kalungkan bunga di leher, di sampaikan sertifikat penghargaan oleh BNN, bersalaman dengan pejabat yang hadir, menjawab pertanyaan media, dikelilingi dan berfoto dengan ratusan sahabats pelari, membuat saya tidak mampu menuliskannya dengan kata2 lagi. Jujur saya katakan, semua ini buat saya, sungguh2 momen sekali seumur hidup.

Angan saya segera melayang, ingin sekai saya membagikan momen pagi hari ini kepada semua pejuang dan aktivist anti narkoba, kepada para sahabats yang sedang di rehab, dan kepada keluarga yang mendukung kesembuhannya. Semoga Allah SWT senatiasa memberikan harapan dan kekuatan untuk semua upayanya.

Al Bina – Gelora Bung Karno

Setelah selesai gelaran The Last Sunday Run, maka saya berjalan ke Masjid Al Bina GBK. Di sini finish saya pribadi sebenarnya.

Mengguguk saya bersujud, berucap syukur tak terhingga kepada Allah SWT. Atas semua berkah kesehatan, kekuatan dan keselamatan yang dilimpahkan Allah SWT kepada kami berempat untuk mampu berlari selama 30 hari dijalanan raya.

Apa selanjutnya?

Pertama, saya mewakili sahabats Mak Del, Mas Cokro dan Mas Amin mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan dan doa sahabats. Saya memohonkan balasan dari Allah SWT atas budi baiknya. Tidak sanggup kami membalasnya, hanya doa kami panjatkan untuk sukses di tahun mendatang. Sekaligus kami mengucapkan: Selamat menyambut datangnya Tahun Baru 2019.

Kedua, dengan kampanye anti narkoba di sepanjang lintasan lebih 1500km, dalam 30 hari berlari, melalui 6 Ibu Kota Provinsi dan puluhan Kabupaten dan Kotamadya, berziarah ke 3 makam Presiden RI, maka kami dedikasikan lintasan GWK hingga GBK kepada Badan Nasional Narkotika. Saya berharap bisa digunakan lagi untuk kampanye Anti Narkoba di masa mendatang.

Ketiga: Kami mohon ijin pulang ke rumah kami masing2. Kembali menikmati keseharian kami kembali dan tidak menyampaikan catatan harian lagi. He he he. . Dan dengan semangat sharing dan silaturachmi, saya siap menerima saran dan berbagi pengalaman untuk kegiatan anti narkoba berikutnya.

Mengakhiri catatan harian saya hari ini, saya menyampaikan salam hormat untuk sahabats dan keluarga.

Gatot Sudariyono

Rumah burung, Apartemen Taman Rasuna
Minggu, 30 Desember 2018.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *