Berlari GWK ke GBK : Catatan hari ke-20

Berlari GWK ke GBK untuk
Kampanye Anti Narkoba

Catatan hari ke dua puluh.
Kamis , 20 Desember 2018

Sahabats yang budiman,

Kantor BNN Prov Jateng di Semarang – Kantor Polsek Gringsing di Batang

Hari2 kami berlari sudah menginjak angka dua pada digit pertamanya. Artinya dua pertiga waktu perlarian sudah kami selesaikan.

Start pukul 05:15 di halaman kantor BNN Prov Jateng, dengan bendera dikibarkan Bapak Kepala BNN Prov Jateng sendiri. Tujuh pelari dari Semarang Runners bergabung, 1 orang sampai Kendal, lima orang sampai Gringsing dan 1 orang akan turut sampai Pekalongan alias dua hari. He he he

Saat start pagi masih cerah dan kami sudah siap membayangkan panasnya Pantura Jawa Tengah. Tetapi tidak disangka-sangka, baru berlari 10 menit, hujan pagi deras sekali berlangsung setengah jam. Kami memutuskan meneruskan berlari. Al hasil basah kuyup juga dibuatnya. He he he

Arah keluar kota Semarang saat reda, kami disambut pemandangan karyawan masuk kerja dengan naik motor di kawasan industri Semarang Barat sampai Kendal yang luar biasa banyaknya. Sepertinya mempunyai motor wajib hukumnya.

Berlari hari ini sangat luar biasa. Sepanjang hari mendung, tidak muncul matahari dan tidak turun hujan lagi. Salah satu teman berkomentar, seperti rejeki baik yang diterima pelari baik.

Sampai kami di perbatasan Kabupaten Kendal sudah disambut Ibu Kepala BNN Kab Kendal dan jajarannya dan kami bersama-sama berlari sampai alun-alun Kendal.

Selanjutnya kami dikawal sampai masuk Gringsing di Kabupaten Batang.

Saat menentukan titik finish hari ini di Google Maps, pertimbangannya hanya masalah jarak 50-an km dari Semarang. Ternyata tepat di Gringsing adalah pintu keluar masuk toll untuk Kab Kendal dan pemandangan megah dan indah Jembatan Kali Kutho.

Dan sore tadi, saat kami finish di sana, dari kejauhan tampak persiapan peresmian oleh Presiden Jokowi. Dari berita malam ini, kami mengetahui bahwa upacara peresmian dititik Jembatan Kali Kotho, menandai tersambungnya Trans Jawa dari Merak di Banten sampai Grati Pasuruan di Jawa Timur. Benar2 kebetulan yang membuat kami semua turut bahagia menyaksikan momen bersejarah ini dari kejauhan di jalan nasional pantura.

Hanya saja ada satu pertanyaan yang muncul dikepala saya, sbb: “Kalau hari ini jalan toll Trans Jawa tersambung sampai Banyuwangi dan diteruskan Toll Utara – Selatan Pulau Bali; Apakah kelak masih ada orang atau pelari yang akan berlari GWK – GBK lagi?”. Padahal naik kendaraan di jalan toll dijamin lebih nyaman khan? Saya masih berharap masih ada orang lain yang akan melakukannya. Entah oleh siapa, kapan serta untuk alasan yang berbeda . He he he .

Saatnya kami mengantar teman2 pelari Semarang Runners kami yang ikut sampai finish di Gringsing ke terminal bis. Kami berkenalan pagi – bersama berlari – makan debu jalanan yang sama – dan sore harinya kami berpisah lagi. He he he

Dan peresmian oleh Bapak Presiden, tersambungnya Trans Jawa di Jembatan Kali Kutho tadi sore mengakhiri per-lari-an kami hari ke-dua puluh.

Ups — ke geer- an . . Padahal khan kebetulan ya? He he he

Terima kasih kepada semua pihak atas kelancaran semua acara hari ini.

Salam hormat.

Gatot Sudariyono

Penginapan, Batang
Kamis, 20 Desember 2018.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *